Langsung ke konten utama

Is that called LOVE?

        Kita tidak tau kapan sebuah perasaan muncul terhadap seseorang. Kita juga tidak tau kepada siapa perasaan ini akan berlabuh, kita tidak tahu apakah perasaan ini benar ataupun salah.
        Hmmm, LOVE? Are we talking about LOVE now? Ohh God, for sure I haven't in relationship before, but I've fallin in love for some times to some man that always end with SUCK!!
        Tapi, resiko ketika kita jatuh CINTA adalah SAKIT. Because LOVE is PAIN! Menurutku seperti itu, karena sebahagia apapun kita akan cinta yang kita miliki, pasti kita juga merasakan sakit karenanya, meski tidak sesakit orang yang cintanya ditolak, bertepuk sebelah tangan, dicampakkan, ataupun korban perselingkuhan karena cinta.
        Kalu berbicara mengenai CINTA, saya tidak tahu pegertian cinta yang sebenarnya itu apa, tapi yang saya tau, CINTA adalah sesuatu yang kita rasakan kepada orang-orang terdekat kita. CITA tidak selalu ditujukan kepada lawan jenis, tapi juga ke kelurga, teman, saudara, dll.
        Perjalanan cinta yang telah saya lalui begitu banyak memberikan saya pelajaran mengenainya. Cinta tidak selamanya sakit dan tidak selamanya bahagia, CINTA adalah sebuah rasa yang seimbang. Kenapa? Karena ia memberi kita kebahagiaan dan juga kepedihan hidup, setelah kita menikamati indahnya dunia, menikamati manisnya hidup, kita juga harus mengetahui pahitnya hidup seperi apa, that's why nobody can live without LOVE, Because LOVE is LIVE!
       Mencintai seseorang bukan berarti harus memiliki dan juga bukan berarti untuk menyerah akannya, tapi cinta adalah perjuangan dan pengorbanan. Ketika kita mencintai sesuatu, kita akan berjuang sekeras mungkin untuk menggapai apa yang kita cintai. Tapi, ada suatu situasi dimana kita memang harus mengalah dan dengan besar hati untuk mengorbankan hal itu. Meski kita tau tak mudah untuk melepaskan ataupun mengorbankan sesuatu yang kita cintai. Tapi, sekali lagi CINTA tak harus memiliki.
       CINTA tak pernah memandang siapa kamu, tidak memandang wajah ataupun tubuhmu, tapi CINTA memandang hatimu, hati yang akan menuntunnya untuk mencari jati diri, untuk belajar lebih banyak lagi mengenai hidup, untuk melihat betapa dunia ini begitu besar, untuk mengetahui betapa sempurananya kamu dilahirkan didunia ini meski kau tau CINTA itu tak jarus memiliki, tapi setidaknya CINTA telah menuntun kita.
      Namun, terkadang saya berfikir mengapa CINTA tak selalu berpihak kepada saya? Kenapa CINTA yang saya miliki tak pernah ingin dimiliki oleh orang lain? Namun, terkadang apa yang kita inginkan tidak selalu sama dengan apa yang kita dapatkan, ALLAH SWT selalu memiliki rencananya sendiri dalam menetukan jalan hidup seseorang, sepahit atau semanis apapun hidup yang kita jalani, kita dilahirkan untuk ditakdirkan untuk menjalani pahit manisnya hidup meski itu sulit, tapi percayalah segala sesuatu yang kita jalani adalah sebuah sebuah pelajaran indah yang tidak akan pernah dapatkan lagi ketika kita tidak lagi memijakkan kaki kita di bumi yang begitu memiliki banyak cerita tentang kehidupan kita, bumi yang sebenarnya selalu bersama dengan kita

dikala kita dalam keadaan senang ataupun duka. So stand up for LOVE, fight for LOVE, and give up for LOVE :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bolehkah Aku Menyapa?

Bolehkah aku menyapa? Disaat hati ini merasa enggan dan malu, Bolehkah Aku menyapa? Disaat kau bahkan tak melihat ataupun menatapku. Bolehkah aku menyapa? Disaat aku hanyalah seorang gadis yang tak punya kelebihan apapun. Bolehkah aku menyapa? Disaat matamu hanya menatap gadis lain dan itu bukan aku. Bolehkah aku menyapa? Disaat namaku pun kau tak tau. Bolehkah aku menyapa? Disaat kehadiranku pun kau tak kau sadari. Bolehkah aku menyapa? Meski melalu bait-bait puisi ini, yang entah akan kau baca atau tidak.. Bolehkah aku menyapa? #puisilama

Untitled

Entahh mau mulai dari mana, entah mau menggambarkannya seperti apa, semua perasaan itu mengganggu, perasaan yang sangat tak mengenakkan untuk dikenang, ataupu dirasakan saat ini.. Kecewaaaaa.. Yahhh, perasaan itulah yang tegah ku rasakan, kekecewaan yang begitu mendalam terhadap mereka, mereka mungkin tidak meyadari karena kini mereka melangkah lebih cepat dariku 10x lebih cepat melangkah dariku tanpa menungguku, mereka berjalanseolah tak ada aku disana, mereka berjalan seolah aku hanya bayangan mereka yang mengikuti mereka tanpa mengetahui arah dan tujuan mereka. Sangat menyedihkan.. Mereka tersenyum, tertawa, bahagia, tanpaku. Itu mungkin lebih baik buat mereka, mereka telah menemukan jalan hidup mereka yang sesungguhnya, mungkinn. Aku tak mengerti apa yang tengah ku pikirkan pada saat ini, berpikir seolah-olah kini aku telah mati untuk mereka, merasa terbuang oleh sekumpulan emas, apakah benar itu yang terjadi? Huh? Sangat mirisss.. Mereka datang mencariku ketika mereka memb...